10.3.15

Hasil Monev Mangrove KeSEMaT dan KKMD Jateng di Batang dan Tegal

Tegal - KeSEMaTBLOG. Pada tanggal 23 Februari 2015, KeSEMaT melakukan monitoring dan evaluasi (Monev) bersama Kelompok Kerja Mangrove Daerah (KKMD) Provinsi Jawa Tengah. Monev dilakukan di dua daerah, yaitu Kabupaten Batang dan Kota Tegal. Tujuan dilakukannya kegiatan ini adalah untuk mengetahui tingkat keberhasilan program pelestarian mangrove di masing-masing daerah.

Setiap daerah memiliki masalah yang berbeda karena memiliki kebijakan yang berbeda pula mengenai pelestarian ekosistem mangrove.

Daerah yang pertama dikunjungi adalah Kabupaten Batang. Di Batang, rombongan langsung menemui Bapak Andri dan Bapak Hermanto beserta jajarannya di kantor Dinas Kelautan dan Perikanan, Kabupaten Batang.

Masalah yang terjadi di Kabupaten Batang yang utama adalah sulitnya lahan untuk dijadikan wilayah konservasi mangrove. Harapannya, hal ini akan dapat teratasi dengan adanya rencana pembebasan lahan untuk pembuatan jalan lingkar utara Batang dan pembebasan lahan untuk penghijauan.

Pada tahun 2015 ini, Kabupaten Batang akan melakukan kajian terlebih dahulu, baru kemudian dilakukan program penanaman mangrove.

Setelah dari kabupaten Batang, rombongan berkunjung ke Kota Tegal. Masalah yang terjadi di kota Tegal adalah belum adanya kesepakatan antara dinas terkait, mengenai pelestarian ekosistem mangrove.

Di Kota Tegal juga belum terbentuk Kelompok Kerja Mangrove Daerah, namun sudah terdapat gugus tugas, yaitu dari Kelompok Tani Mangrove dan Nelayan yang bersama-sama menjaga kelestarian mangrove di pesisir.