14.9.26

KeSEMaTCOMPETITION 2026: Video Surat untuk Mangrove, Lomba Mahasiswa Tingkat Nasional

Semarang – KeSEMaTONLINE. KeSEMaT melalui salah satu departemennya, yaitu Departemen Perpustakaan KeSEMaT (DEPUSMAT), kembali menyelenggarakan program tahunan berupa kompetisi mangrove nasional bertajuk KeSEMaTCOMPETITION (KC) 2026: Video Surat untuk Mangrove: A Letter of Hope, A Legacy of Green – Lomba Membuat Video Surat untuk Mangrove Mahasiswa Tingkat Nasional.

Pendaftaran dan pengumpulan karya KC 2026 dibuka pada 15–22 September 2026 (diperpanjang sampai dengan 4 Oktober 2026), dengan total hadiah ratusan ribu rupiah, trofi, piagam penghargaan, dan paket bingkisan mangrove.

KeSEMaT mengundang mahasiswa dari berbagai universitas dan perguruan tinggi di seluruh Indonesia untuk berpartisipasi dan menyampaikan gagasan, harapan, serta kepedulian terhadap masa depan ekosistem mangrove melalui karya tulis yang divisualisasikan dalam bentuk video.

KC merupakan salah satu program tahunan KeSEMaT yang dikembangkan sebagai ruang edukasi, kreativitas, dan kampanye mangrove untuk melibatkan generasi muda dalam gerakan konservasi pesisir. Program Tahunan KeSEMaT

Informasi lengkap mengenai KC 2026: Video Surat untuk Mangrove dapat dicermati pada ketentuan berikut.

Latar Belakang

Mangrove merupakan vegetasi pesisir yang memiliki peranan penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem pantai. Ekosistem ini menjadi habitat, tempat mencari makan, area pemijahan, tempat asuhan, serta kawasan pembesaran berbagai biota pesisir dan perairan.

Mangrove juga memiliki fungsi penting sebagai pelindung garis pantai dari abrasi dan erosi, membantu mengurangi energi gelombang, menangkap sedimen dan sebagian polutan, mengurangi intrusi air laut, mendukung pengendalian banjir pesisir, serta memberikan potensi ekonomi, pendidikan, penelitian, dan ekowisata bagi masyarakat.

Pemerintah Indonesia juga menempatkan ekosistem mangrove sebagai salah satu ekosistem penting karena kemampuannya menyediakan habitat perikanan, melindungi masyarakat dan infrastruktur pesisir dari banjir, badai, serta erosi, sekaligus menyimpan karbon dalam jumlah besar sebagai bagian dari solusi berbasis alam.

Besarnya manfaat mangrove tersebut perlu diimbangi dengan upaya perlindungan, pengelolaan, pemulihan, dan peningkatan kesadaran masyarakat secara berkelanjutan. Tantangan terhadap ekosistem mangrove menjadikan keterlibatan masyarakat, terutama generasi muda, semakin penting dalam memastikan keberlangsungan kawasan pesisir Indonesia.

KeSEMaT melalui Departemen Perpustakaan KeSEMaT (DEPUSMAT) berupaya menggali potensi masyarakat, khususnya generasi muda, sebagai salah satu kelompok strategis dalam mendorong perubahan.

Kaum muda, terutama mahasiswa universitas dan perguruan tinggi di seluruh Indonesia, memiliki peranan penting sebagai agen perubahan dan intelektual masa depan. Melalui kepedulian terhadap lingkungan, kemampuan berpikir kritis, kreativitas, dan kedalaman gagasan, mahasiswa dapat mengambil bagian dalam membangun generasi pelestari ekosistem pesisir yang memiliki pengetahuan dan kepedulian lingkungan sejak dini.

Pendekatan tersebut sejalan dengan perjalanan KeSEMaT yang selama lebih dari dua dekade mengembangkan gerakan mangrove melalui pendidikan, kampanye publik, penelitian, pemberdayaan masyarakat, inovasi, kreativitas, dan keterlibatan generasi muda. Mengenal Ekosistem Mangrove KeSEMaT

Oleh karena itu, KeSEMaT melalui DEPUSMAT menghadirkan KC 2026: Video Surat untuk Mangrove sebagai wadah reflektif, edukatif, dan ekspresif bagi mahasiswa di seluruh Indonesia.

Poster KeSEMaTCOMPETITION 2026: Video Surat untuk Mangrove, lomba mahasiswa tingkat nasional di Indonesia.

Video Surat untuk Mangrove: A Letter of Hope, A Legacy of Green

Dalam KC 2026, peserta diajak menyuarakan aspirasi, penghargaan, kritik, harapan, dan kepedulian mereka melalui tulisan dan video bertema “Video Surat untuk Mangrove: A Letter of Hope, A Legacy of Green.”

Tema tersebut menempatkan video surat sebagai media personal untuk menyampaikan rasa syukur, harapan, refleksi, dan kepedulian kepada mangrove sebagai bagian penting dari kehidupan pesisir.

Setiap kata yang dituangkan diharapkan tidak hanya menjadi rangkaian tulisan, tetapi juga merepresentasikan pemikiran generasi muda mengenai hubungan manusia dengan mangrove, tantangan yang dihadapi ekosistem pesisir, serta warisan lingkungan yang akan diteruskan kepada generasi mendatang.

Kegiatan ini dirancang tidak hanya untuk mengasah kemampuan literasi dan kreativitas mahasiswa, tetapi juga untuk mengedukasi serta menumbuhkan kesadaran sivitas akademika mengenai pentingnya keberadaan ekosistem mangrove.

Melalui lomba ini, mahasiswa dapat menyalurkan nilai-nilai kepedulian lingkungan, kedalaman berpikir, keterampilan menulis kritis, kemampuan berkomunikasi, serta kreativitas dalam mengemas sebuah pesan menjadi karya audiovisual.

Seluruh peserta yang berpartisipasi juga akan mendapatkan sertifikat sebagai bentuk apresiasi terhadap keterlibatan mereka dalam kampanye dan edukasi mangrove.

Rangkaian pesan yang dikemas dalam bentuk video surat diharapkan menjadi jembatan emosional sekaligus intelektual bagi mahasiswa untuk memandang mangrove bukan sekadar vegetasi yang tumbuh di wilayah pasang surut, melainkan bagian dari benteng kehidupan pesisir, habitat berbagai organisme, penyimpan karbon, ruang sosial-ekonomi masyarakat, dan warisan hijau yang perlu terus dijaga keberlanjutannya.

Pemahaman mengenai konservasi mangrove juga terus dikembangkan dalam berbagai program pendidikan dan konservasi yang dijalankan oleh jaringan KeSEMaT, termasuk melalui IKAMaT sebagai organisasi yang bergerak dalam konservasi mangrove, ketahanan iklim pesisir, dan pembangunan masyarakat berkelanjutan. IKAMaT – Konservasi Mangrove Indonesia

Tujuan Umum

Menyebarkan pengetahuan dan informasi mengenai ekosistem mangrove serta menumbuhkembangkan semangat konservasi mangrove di kalangan masyarakat, terutama generasi muda di seluruh Indonesia.

Tujuan Khusus

  1. Menumbuhkembangkan budaya literasi dan kepedulian mahasiswa terhadap ekosistem mangrove.
  2. Mendorong mahasiswa untuk berperan sebagai agen perubahan dalam upaya pelestarian dan perlindungan ekosistem mangrove.
  3. Mendorong mahasiswa untuk menuangkan gagasan, harapan, dan apresiasi terhadap keberlangsungan ekosistem mangrove melalui karya tulis dan video.

Deskripsi KC 2026

KC 2026 merupakan kegiatan yang diselenggarakan DEPUSMAT sebagai wadah bagi generasi muda Indonesia untuk menyalurkan kreativitas sekaligus menyampaikan kepedulian terhadap ekosistem mangrove melalui sebuah karya.

Kegiatan bertema “Video Surat untuk Mangrove: A Letter of Hope, A Legacy of Green” ini dilaksanakan melalui beberapa tahapan berikut.

Tahapan Pelaksanaan KC 2026

  1. Tahap Pertama, 15–22 September 2026 (diperpanjang sampai dengan 4 Oktober 2026): pendaftaran peserta dan pengumpulan karya sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan.
  2. Tahap Kedua, 22 September 2026 (diperpanjang sampai dengan 4 Oktober 2026): penutupan pendaftaran dan pengumpulan karya.
  3. Tahap Ketiga, 23–26 September 2026 (diperpanjang sampai dengan 5-7 Oktober 2026): publikasi karya melalui kanal YouTube KeSEMaT dalam pengaturan private.
  4. Tahap Keempat, 24–28 September 2026 (diperpanjang sampai dengan 8-12 Oktober 2026): publikasi karya di kanal YouTube KeSEMaT secara public sekaligus pembukaan voting peserta favorit.
  5. Tahap Kelima, 28 September 2026 (diperpanjang sampai dengan 12 Oktober 2026): penutupan voting peserta favorit.
  6. Tahap Keenam, 30 September 2026 (diperpanjang sampai dengan 14 Oktober 2026): penjurian karya oleh dewan juri berdasarkan kriteria penilaian yang telah ditentukan.
  7. Tahap Ketujuh, 2 Oktober 2026 (diperpanjang sampai dengan 17 Oktober 2026): pengumuman pemenang melalui media informasi dan publikasi resmi KeSEMaT.
  8. Tahap Kedelapan, 5 Oktober 2026 (diperpanjang sampai dengan 19 Oktober 2026): pengiriman hadiah kepada para pemenang sebagai bentuk apresiasi.

Persyaratan Umum KC 2026

  1. Peserta merupakan Warga Negara Indonesia dan berstatus sebagai mahasiswa aktif pada universitas atau perguruan tinggi di Indonesia yang dibuktikan dengan Kartu Mahasiswa atau identitas akademik lain yang masih berlaku.
  2. KeSEMaTCOMPETITION (KC) 2026 diselenggarakan secara gratis dan tidak dipungut biaya pendaftaran.
  3. Setiap peserta hanya diperbolehkan mengirimkan satu karya terbaik selama penyelenggaraan KC 2026.
  4. Karya yang dikirimkan wajib merupakan karya orisinal peserta, tidak melakukan plagiarisme, tidak melanggar hak cipta maupun hak kekayaan intelektual pihak lain, serta belum pernah menjadi pemenang dalam kompetisi lain.
  5. Karya wajib mengikuti tema “Video Surat untuk Mangrove: A Letter of Hope, A Legacy of Green” serta memenuhi seluruh ketentuan yang tercantum pada bagian Ketentuan Karya Surat dan Ketentuan Karya Video.
  6. Karya tidak diperbolehkan mengandung unsur diskriminasi, SARA, ujaran kebencian, pornografi, penghinaan, kekerasan yang tidak relevan, kampanye politik praktis, maupun konten lain yang bertentangan dengan hukum dan norma yang berlaku.
  7. Peserta diwajibkan mengikuti (follow) akun Instagram KeSEMaT @KeSEMaT.
  8. Peserta diwajibkan berlangganan (subscribe) kanal YouTube KeSEMaT @KeSEMaT.
  9. Peserta wajib mengisi formulir pendaftaran secara lengkap, benar, dan dapat dipertanggungjawabkan serta mengunggah seluruh dokumen dan karya sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan panitia.
  10. Peserta wajib membaca, menyetujui, mengisi, dan menandatangani Consent Letter KC 2026 sebagai bentuk persetujuan terhadap ketentuan penggunaan dan publikasi karya oleh KeSEMaT.
  11. Dengan mengikuti KC 2026, peserta memberikan izin kepada KeSEMaT untuk mempublikasikan, menayangkan, mendokumentasikan, menyimpan, dan menggunakan karya yang dikirimkan melalui situs web, kanal YouTube, media sosial, media publikasi, serta jaringan mangrove KeSEMaT untuk kepentingan edukasi, dokumentasi, kampanye, dan publikasi nonkomersial yang berkaitan dengan kegiatan KeSEMaT, dengan tetap mencantumkan identitas pencipta karya apabila relevan.
  12. Hak cipta karya tetap melekat pada peserta sebagai pencipta. Izin publikasi yang diberikan kepada KeSEMaT tidak menghilangkan kepemilikan peserta atas karya tersebut.
  13. Peserta bertanggung jawab penuh atas orisinalitas, substansi, materi audiovisual, hak cipta, perizinan, serta seluruh unsur yang digunakan dalam karya.
  14. Apabila di kemudian hari ditemukan klaim, sengketa, atau pelanggaran hak cipta dan hak pihak ketiga yang berasal dari karya peserta, hal tersebut menjadi tanggung jawab peserta yang bersangkutan.
  15. Peserta wajib memastikan seluruh informasi, berkas, dokumen, dan tautan karya yang dikirimkan dapat diakses oleh panitia hingga seluruh rangkaian KC 2026 selesai.
  16. Peserta yang memberikan data tidak benar, melakukan plagiarisme, manipulasi, kecurangan, pelanggaran hak cipta, atau tidak memenuhi persyaratan kompetisi dapat dinyatakan tidak lolos administrasi atau didiskualifikasi.
  17. Panitia berhak melakukan verifikasi terhadap identitas peserta, status kemahasiswaan, dokumen, karya, orisinalitas, serta informasi lain yang berkaitan dengan keikutsertaan peserta dalam KC 2026.
  18. Panitia berhak meminta klarifikasi atau dokumen pendukung apabila ditemukan ketidaksesuaian atau indikasi pelanggaran terhadap ketentuan kompetisi.
  19. Peserta disarankan mengajak keluarga, teman, dan kolega untuk mendukung karya dalam pemilihan Juara Favorit KC 2026 melalui mekanisme voting yang telah ditetapkan panitia.
  20. Peserta wajib menjaga sportivitas, etika, dan integritas selama seluruh rangkaian kompetisi berlangsung. Segala bentuk manipulasi voting, penggunaan akun palsu, otomatisasi, pembelian interaksi, atau tindakan lain yang bertujuan memengaruhi hasil kompetisi secara tidak wajar dilarang.
  21. Jadwal, mekanisme, dan ketentuan teknis KC 2026 dapat mengalami penyesuaian apabila terdapat keadaan tertentu. Setiap perubahan resmi akan diumumkan melalui media informasi KeSEMaT.
  22. Dengan melakukan pendaftaran, peserta dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui seluruh persyaratan dan ketentuan KC 2026.
  23. Keputusan panitia dan dewan juri bersifat final, mutlak, dan tidak dapat diganggu gugat.

Ketentuan Karya Surat

  1. Karya merupakan surat personal untuk mangrove yang ditulis sesuai tema “Video Surat untuk Mangrove: A Letter of Hope, A Legacy of Green.”
  2. Surat dapat berupa ungkapan refleksi, harapan, kritik, apresiasi, pengalaman, gagasan, maupun pesan peserta mengenai mangrove, kehidupan pesisir, dan keberlanjutan lingkungan.
  3. Surat ditulis menggunakan Bahasa Indonesia yang baik, komunikatif, dan mudah dipahami. Penggunaan istilah asing diperbolehkan apabila diperlukan dan relevan dengan isi karya.
  4. Surat dapat diketik atau ditulis tangan. Namun, untuk menjaga keterbacaan dan keseragaman administrasi, karya akhir wajib dikirimkan dalam format PDF.
  5. Apabila surat diketik, peserta menggunakan ketentuan berikut:
    • ukuran kertas A4;
    • jenis huruf Arial atau Times New Roman;
    • ukuran huruf 11–12 pt;
    • spasi 1,15–1,5;
    • margin normal;
    • teks berwarna hitam dengan latar putih.
  6. Apabila surat ditulis tangan, tulisan harus jelas, rapi, dan dapat dibaca, menggunakan tinta berwarna hitam atau biru pada kertas berwarna putih. Surat kemudian dipindai atau difoto dengan kualitas yang baik dan digabungkan menjadi satu berkas PDF.
  7. Panjang surat adalah 500–750 kata, tidak termasuk judul dan identitas peserta. Ketentuan jumlah kata tetap berlaku bagi karya yang diketik maupun ditulis tangan.
  8. Surat wajib memiliki judul karya. Judul bebas, sepanjang sesuai dengan tema dan substansi KC 2026.
  9. Surat harus ditulis dengan sudut pandang dan gaya penyampaian peserta sendiri. Peserta diperbolehkan menggunakan pendekatan naratif, reflektif, argumentatif, maupun kombinasi di antaranya selama tetap menggunakan bentuk dasar sebuah surat.
  10. Surat wajib memiliki unsur pembuka, isi, dan penutup yang membentuk satu kesatuan pesan yang utuh. Penggunaan sapaan kepada mangrove diperbolehkan dan dapat disesuaikan dengan gaya kreatif masing-masing peserta.
  11. Karya harus orisinal, belum pernah menjadi pemenang dalam kompetisi lain, dan tidak melakukan plagiarisme terhadap karya pihak lain.
  12. Kutipan, data, atau informasi dari sumber lain diperbolehkan sepanjang digunakan secara proporsional dan mencantumkan sumber secara jelas apabila diperlukan.
  13. Karya tidak diperbolehkan mengandung unsur diskriminasi, ujaran kebencian, pornografi, kekerasan yang tidak relevan, penghinaan terhadap pihak tertentu, maupun konten lain yang bertentangan dengan hukum dan norma yang berlaku.
  14. Satu peserta hanya diperbolehkan mengirimkan satu surat terbaik selama penyelenggaraan KC 2026.
  15. Isi surat yang disampaikan dalam video harus sesuai dengan naskah surat yang dikirimkan kepada panitia. Penyesuaian kecil dalam pembacaan diperbolehkan sepanjang tidak mengubah substansi utama karya.
  16. Naskah surat yang telah dikirimkan setelah batas akhir pengumpulan karya dianggap final dan menjadi dokumen yang digunakan dalam proses penjurian.
  17. Berkas surat diberi nama dengan format:

KC2026_NamaPeserta_Surat.pdf

Contoh:

KC2026_AyuPratama_Surat.pdf

  1. Panitia berhak meminta klarifikasi atau melakukan verifikasi terhadap karya apabila ditemukan indikasi pelanggaran ketentuan, ketidaksesuaian dokumen, maupun persoalan mengenai orisinalitas karya.

Catatan Penting

Penilaian karya surat memiliki bobot 60% dari keseluruhan nilai KC 2026. Peserta disarankan tidak hanya mengejar keindahan bahasa, tetapi juga memperhatikan kekuatan pesan, kedalaman pemahaman mengenai mangrove, kreativitas, keaslian, serta keterpaduan isi surat.

Ketentuan Karya Video

  1. Video merupakan visualisasi dari naskah surat yang telah dibuat peserta dengan tema “Video Surat untuk Mangrove: A Letter of Hope, A Legacy of Green.”
  2. Video wajib menggunakan suara asli peserta yang terdaftar dalam KeSEMaTCOMPETITION 2026 sebagai penyampai utama surat. Peserta tidak diwajibkan menampilkan wajah atau tampil secara langsung di dalam video. Pembacaan atau narasi utama surat tidak diperbolehkan diwakilkan kepada orang lain maupun menggunakan suara sintetis atau teknologi kecerdasan artifisial untuk menggantikan suara peserta.
  3. Peserta diberikan kebebasan dalam mengembangkan penyajian visual video, seperti menggunakan dokumentasi, ilustrasi, animasi, teks, footage lingkungan, maupun bentuk visual kreatif lainnya. Penyampaian isi surat dapat dilakukan melalui pembacaan atau narasi dengan tetap mempertahankan substansi naskah yang telah dikirimkan kepada panitia.
  4. Durasi video adalah 3–5 menit, terhitung sejak visual pertama hingga visual terakhir.
  5. Video wajib dibuat dalam format horizontal atau landscape dengan rasio 16:9 dan resolusi minimal Full HD 1920 × 1080 piksel.
  6. Format berkas video yang direkomendasikan adalah MP4 (H.264) dengan kualitas gambar dan suara yang layak untuk dipublikasikan melalui kanal YouTube KeSEMaT.
  7. Pengambilan gambar dapat dilakukan menggunakan kamera profesional, kamera digital, maupun telepon pintar, sepanjang memenuhi standar teknis dan kualitas yang telah ditentukan.
  8. Video wajib mempertahankan keaslian visual dan audio. Peserta tidak diperbolehkan melakukan manipulasi warna secara berlebihan, termasuk perubahan saturasi dan exposure yang secara signifikan mengubah kondisi asli visual.
  9. Video tidak diperbolehkan menggunakan musik latar atau backsound. Audio utama berasal dari suara peserta dan suara alami lingkungan yang terekam selama proses produksi.
  10. Peserta diperbolehkan melakukan penyuntingan dasar yang diperlukan, antara lain pemotongan gambar, penyambungan antarklip, pengaturan volume suara, penggunaan transisi sederhana, penambahan judul, nama peserta, asal perguruan tinggi, serta teks atau subtitle.
  11. Penggunaan efek visual, transisi, animasi, grafis, atau elemen penyuntingan lainnya diperbolehkan secara terbatas sepanjang tidak mendominasi karya, tidak mengubah keaslian visual, dan tetap mendukung penyampaian isi surat.
  12. Video boleh menggunakan lebih dari satu lokasi pengambilan gambar. Pemilihan lokasi merupakan bagian dari kreativitas peserta dan diharapkan memiliki keterkaitan dengan pesan, suasana, atau substansi surat yang disampaikan.
  13. Pengambilan gambar tidak wajib dilakukan di kawasan mangrove. Namun, apabila peserta memilih kawasan mangrove sebagai lokasi produksi, peserta wajib menjaga keselamatan, kebersihan, serta tidak melakukan tindakan yang dapat merusak vegetasi, satwa, habitat, maupun lingkungan sekitar.
  14. Peserta diperbolehkan menggunakan gambar pendukung atau B-roll hasil dokumentasi sendiri untuk memperkuat penyampaian cerita. Materi tersebut harus merupakan karya peserta atau materi yang penggunaannya telah memperoleh izin secara sah.
  15. Penggunaan rekaman video, foto, ilustrasi, grafis, atau materi audiovisual milik pihak lain tanpa izin tidak diperbolehkan.
  16. Seluruh unsur dalam video harus memperhatikan hak cipta, hak penggunaan, hak atas privasi, serta hak atas kekayaan intelektual pihak lain.
  17. Apabila terdapat individu lain yang dapat dikenali secara jelas di dalam video, peserta bertanggung jawab memastikan bahwa pengambilan dan penggunaan visual tersebut telah memperoleh persetujuan dari pihak yang bersangkutan apabila diperlukan.
  18. Isi video harus sesuai dengan naskah surat yang dikirimkan kepada panitia. Penyesuaian kecil dalam pembacaan atau penyampaian diperbolehkan sepanjang tidak mengubah substansi, pesan utama, dan makna karya.
  19. Peserta tidak diperbolehkan mengganti isi video dengan format yang tidak lagi merepresentasikan video surat, seperti video dokumenter murni, vlog, video musik, iklan, film pendek yang tidak memiliki unsur surat, maupun bentuk karya lain yang menyimpang dari tema kompetisi.
  20. Video harus merupakan karya orisinal peserta, dibuat untuk KC 2026, serta belum pernah menjadi pemenang pada kompetisi lain.
  21. Video tidak diperbolehkan mengandung plagiarisme, pelanggaran hak cipta, informasi yang dengan sengaja menyesatkan, diskriminasi, ujaran kebencian, pornografi, kekerasan yang tidak relevan, penghinaan terhadap pihak tertentu, kampanye politik praktis, maupun konten lain yang bertentangan dengan hukum dan norma yang berlaku.
  22. Penggunaan teknologi kecerdasan artifisial atau Artificial Intelligence (AI) sebagai alat bantu teknis diperbolehkan secara terbatas, tetapi tidak diperkenankan menggantikan peserta sebagai pembuat gagasan utama, penulis surat, maupun penyampai utama karya. Peserta tetap bertanggung jawab penuh terhadap orisinalitas, akurasi, dan hak penggunaan seluruh elemen karya.
  23. Video tidak diperbolehkan menggunakan avatar AI, suara sintetis, voice cloning, maupun video generatif untuk menggantikan penampilan dan suara peserta dalam penyampaian surat.
  24. Video tidak diperbolehkan memuat logo, watermark, identitas komersial, promosi produk, maupun materi iklan pihak lain yang tidak memiliki keterkaitan langsung dengan karya.
  25. Peserta diperbolehkan mencantumkan identitas pada bagian awal atau akhir video yang meliputi:
  • judul karya;
  • nama peserta;
  • nama universitas atau perguruan tinggi; dan
  • tulisan KC 2026.
  1. Identitas peserta tidak boleh dibuat sedemikian rupa sehingga mengganggu substansi dan estetika utama video.
  2. Peserta dianjurkan memastikan suara pembacaan surat terdengar jelas, tidak terlalu kecil, tidak pecah, serta memiliki tingkat kebisingan latar yang tidak mengganggu pemahaman isi karya.
  3. Penggunaan subtitle Bahasa Indonesia diperbolehkan dan dianjurkan untuk meningkatkan keterbacaan dan aksesibilitas karya. Isi subtitle harus sesuai dengan ucapan peserta.
  4. Seluruh pengambilan gambar harus dilakukan dengan memperhatikan keselamatan peserta dan orang lain. Panitia tidak bertanggung jawab atas kecelakaan, kerusakan peralatan, kehilangan barang, maupun risiko lain yang timbul selama proses produksi karya.
  5. Peserta dilarang melakukan pengambilan gambar dengan cara yang membahayakan diri sendiri, orang lain, masyarakat, satwa, maupun lingkungan hanya untuk memperoleh visual tertentu.
  6. Video yang dikirimkan harus dalam kondisi final dan siap dipublikasikan. Setelah batas akhir pengumpulan karya, peserta tidak diperkenankan mengganti atau merevisi video kecuali atas permintaan panitia karena persoalan teknis.
  7. Peserta mengunggah video melalui media penyimpanan atau platform yang ditentukan dalam Formulir Pendaftaran KC 2026 dan memastikan tautan dapat diakses oleh panitia selama proses administrasi dan penjurian.
  8. Berkas video diberi nama dengan format:

KC2026_NamaPeserta_Video.mp4

Contoh:

KC2026_AyuPratama_Video.mp4

  1. Panitia berhak melakukan verifikasi teknis, administrasi, orisinalitas, hak cipta, serta kesesuaian karya dengan ketentuan lomba.
  2. Panitia berhak meminta peserta memberikan klarifikasi, berkas asli, dokumentasi proses produksi, maupun informasi pendukung apabila terdapat dugaan pelanggaran terhadap ketentuan kompetisi.
  3. Karya yang tidak memenuhi spesifikasi teknis, tidak dapat diakses, melanggar hak cipta, tidak sesuai dengan naskah surat, atau terbukti melanggar ketentuan kompetisi dapat dinyatakan tidak lolos administrasi atau didiskualifikasi.

Catatan Penilaian Video

Penilaian video memiliki bobot 40% dari keseluruhan nilai KC 2026. Kualitas video tidak semata-mata ditentukan oleh kecanggihan peralatan produksi. Dewan juri akan mempertimbangkan kreativitas dan konsep video, kemampuan peserta menyampaikan surat, keterkaitan visual dengan isi surat, serta kualitas teknis dan penyuntingan.

Peserta dengan peralatan sederhana tetap memiliki kesempatan yang sama sepanjang mampu menghasilkan video yang orisinal, komunikatif, relevan dengan tema, memiliki kekuatan pesan, serta memenuhi ketentuan teknis kompetisi.

KC 2026 menempatkan gagasan, pesan, orisinalitas, dan kemampuan bercerita sebagai inti karya; bukan kemewahan peralatan produksi.

Cara Pengiriman Karya

  1. Daftar melalui Formulir Pendaftaran KC 2026 di s.id/KC2026 atau isi formulir yang tersedia di bawah ini.
  2. Unduh, lengkapi, dan tandatangani Consent Letter KC 2026, kemudian unggah kembali melalui formulir pendaftaran.
  3. Unggah karya surat dan cantumkan tautan video sesuai dengan petunjuk yang tersedia pada formulir.
  4. Lampirkan scan atau foto Kartu Mahasiswa/identitas akademik lain yang masih berlaku.
  5. Pastikan seluruh data, dokumen, dan tautan dapat diakses sebelum formulir dikirimkan.
  6. Pendaftaran dinyatakan berhasil setelah peserta menerima konfirmasi pengiriman dari Google Form.

 

Cara Vote Peserta Favorit

Peserta dan masyarakat dapat mengikuti proses voting Juara Favorit KC 2026 melalui kanal YouTube KeSEMaT.

Mekanisme Voting

  1. Buka video peserta dan halaman voting di kanal YouTube KeSEMaT.
  2. Pilih video favorit Anda.
  3. Berikan like dan tuliskan komentar pada video menggunakan format #Vote(nama peserta). Contoh: #Vote(Ayu).
  4. Voting dibuka pada 24 September 2026 (diperpanjang sampai dengan 8 Oktober 2026) dan ditutup pada 28 September 2026 (diperpanjang sampai dengan 12 Oktober 2026).
  5. Setiap satu akun hanya diperbolehkan memberikan voting sebanyak satu kali.

Pemenang video favorit akan diumumkan pada 2 Oktober 2026 (diperpanjang sampai dengan 17 Oktober 2026).

Penjurian KC 2026

Dewan juri KC 2026 terdiri atas para praktisi dan expert dari ekosistem KeSEMaT yang memiliki pengalaman di bidangnya masing-masing.

  1. Samsul Ma’arif
    Presiden KeSEMaT Periode 2026/2027.
  2. Ganis Riyan Efendi, S.Kel., M.Si.
    Pemimpin Redaksi MANGROVEMAGZ.
  3. Aris Priyono, S.T.
    Kreator Mat Kesem.
  4. Anggoro D. B. Saputro, S.Si.
    Koordinator Mangrove Kreatif.

Keberadaan jejaring media, konservasi, pendidikan, kreativitas, dan kegiatan lapangan menjadi bagian dari ekosistem KeSEMaT yang berkembang dari organisasi mahasiswa menjadi gerakan mangrove yang lebih luas. Tentang KeSEMaT dan Ekosistemnya

Penilaian KC 2026

Poin yang dinilai pada setiap karya KC 2026 dibagi menjadi dua komponen utama, yaitu penilaian surat sebesar 60% dan penilaian video sebesar 40%.

Penilaian Surat – 60%

  1. Kesesuaian dengan tema – 10%
  2. Kekuatan isi dan pesan – 15%
  3. Kreativitas dan keaslian – 10%
  4. Kedalaman pemahaman tentang mangrove – 10%
  5. Bahasa dan gaya penulisan – 10%
  6. Struktur dan keterpaduan surat – 5%

Penilaian Video – 40%

  1. Kreativitas dan konsep video – 10%
  2. Penyampaian atau pembacaan surat – 10%
  3. Kesesuaian visual dengan isi surat – 10%
  4. Kualitas teknis dan penyuntingan – 10%

Kedalaman pemahaman mengenai mangrove menjadi salah satu aspek penting dalam penilaian karena konservasi mangrove tidak hanya berkaitan dengan kegiatan penanaman. Pengelolaan mangrove juga memerlukan pemahaman terhadap kondisi ekologis, masyarakat pesisir, pemantauan, serta keberlanjutan ekosistem.

Untuk memperluas wawasan mengenai pendekatan penanaman dan pemantauan mangrove berbasis data, peserta juga dapat mempelajari berbagai publikasi dari Mangrove Tag, salah satu bagian dari ekosistem mangrove yang berakar dari perjalanan KeSEMaT. Mangrove Tag – Penanaman dan Pemantauan Mangrove

Hadiah KC 2026

Pemenang KC 2026 akan mendapatkan hadiah sebagai berikut.

Juara Pertama

Uang tunai sebesar Rp450.000,00, trofi, piagam penghargaan, dan paket bingkisan mangrove.

Juara Kedua

Uang tunai sebesar Rp350.000,00, trofi, piagam penghargaan, dan paket bingkisan mangrove.

Juara Ketiga

Uang tunai sebesar Rp250.000,00, trofi, piagam penghargaan, dan paket bingkisan mangrove.

Juara Favorit

Piagam penghargaan dan paket bingkisan mangrove.

Pengumuman Pemenang KC 2026

Pemenang KC 2026 akan diumumkan dan dipublikasikan pada 2 Oktober 2026 melalui situs resmi KeSEMaT.

Situs Resmi KeSEMaT

Narahubung KC 2026

Segala bentuk korespondensi berkaitan dengan KC 2026 dapat ditujukan kepada:

Sdri. Selvi A. A. Renjani
Staf Menteri Sekretaris KeSEMaT

P. +62858 2505 1105

Kantor KeSEMaT

Jl. Mulawarman Selatan Dalam II No. 113B RT 04 RW 03
Kelurahan Kramas, Tembalang, Jawa Tengah – Indonesia

M. +6289 8871 2761
P. +62813 9271 1780
E. info@kesemat.or.id

KeSEMaT berharap KC 2026: Video Surat untuk Mangrove dapat menjadi ruang bagi mahasiswa Indonesia untuk mengembangkan kreativitas sekaligus memperluas pengetahuan dan kepedulian terhadap ekosistem mangrove.

Lebih dari sekadar kompetisi, setiap surat dan video yang dikirimkan diharapkan menjadi rekaman suara generasi muda mengenai mangrove hari ini dan masa depan pesisir yang ingin mereka wariskan kepada generasi berikutnya.

Melalui gagasan, tulisan, visual, dan keberanian menyampaikan harapan, mahasiswa dapat mengambil bagian dalam gerakan yang lebih besar untuk menempatkan mangrove bukan hanya sebagai objek konservasi, tetapi sebagai bagian dari kehidupan masyarakat pesisir, ruang pembelajaran, sumber pengetahuan, dan warisan hijau Indonesia yang harus terus dijaga.

Demikian informasi mengenai KC 2026 disampaikan. Semoga kegiatan ini dapat meningkatkan kepedulian masyarakat, terutama generasi muda, terhadap pentingnya menjaga kelestarian alam, wilayah pesisir, dan ekosistem mangrove.

Atas kerja sama dan dukungan seluruh pihak terhadap kegiatan ini, kami menyampaikan terima kasih. (ADM).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar