23.11.10

Reportase Hasil Workshop Sinergitas Mangrove di Jawa Tengah

Semarang – KeSEMaTBLOG. Pada tanggal 22 November 2010, bertempat di Gedung Dharma Wanita Semarang, KeSEMaT dan beberapa mitra kerjanya, yaitu Biro Bina Produksi Pemerintah Provinsi (PEMPROV) Jawa Tengah (JATENG), Kelompok Kerja Mangrove Daerah (KKMD) JATENG dan Wetlands International Indonesia Programme (WI-IP), sukses menyelenggarakan workshop mangrove tingkat JATENG yang diikuti oleh kurang lebih seratus orang perwakilan SKPD terkait pengelolaan ekosistem mangrove di JATENG, seperti Dinas Kelautan dan Perikanan (DINLUTKAN), Badan Lingkungan Hidup, Dinas Pertanian, Dinas Kehutanan (DINHUT), LSM Sahabat Alam dan lain sebagainya. Workshop mangrove yang memiliki tema Sinergitas Pengelolaan Ekosistem Mangrove di Provinsi JATENG ini, menghadirkan enam orang pembicara dari KeSEMaT, DINLUTKAN, DINHUT, WI-IP dan LSM Sahabat Alam.

Workshop sinergitas mangrove ini, berlangsung selama kurang lebih enam jam, yang dimulai pada pukul 09.00 WIB – 15.00 WIB. Workshop dibagi menjadi dua sesi, yang masing-masing sesi menghadirkan pembicara dari kalangan pemerintahan dan akademisi (KeSEMaT, DINLUTKAN, DINHUT) dan LSM (WI-IP dan LSM Sahabat Alam). Acara dibuka dengan sambutan-sambutan oleh Sekretaris Daerah Provinsi JATENG, laporan Ketua Panitia dari Biro Bina Produksi PEMPROV JATENG dan pemaparan materi dan diskusi.

Materi yang dipaparkan dalam workshop mangrove ini antara lain:
1. Pentingnya Peranan Kelompok Kerja Mangrove (KKM) dalam Pengelolaan Ekosistem Mangrove di JATENG (DINHUT Provinsi JATENG).
2. Kajian Coastal Cell Sediment sebagai Dasar Pengelolaan Pesisir (DINLUTKAN Provinsi JATENG).
3. Resume Kondisi Ekosistem Mangrove di JATENG (KeSEMaT – FPIK UNDIP Semarang).
4. Pengelolaan Ekosistem Mangrove Berbasis Masyarakat (LSM Sahabat Alam Pemalang).
5. Pendanaan Global dalam Upaya Mitigasi dan Adaptasi Perubahan Iklim di Indonesia (WI-IP Bogor).
6. Bio-rights Suatu Mekanisme Pengelolaan Pendanaan Global di Tingkat Lokal Masyarakat (WI-IP Bogor).

Dalam sesi diskusi, mengemuka banyak pertanyaan mengenai pengelolaan mangrove dan kemungkinan pendanaan global dari para peserta workshop kepada para pemateri. Keseluruhan acara diakhiri dengan pembacaan hasil rumusan, penutupan dan foto bersama.