9.12.12

Duh, Ada Oknum Babat Mangrove di Rembang!

Rembang - KeSEMaTBLOG. Daerah Pantura Jawa Tengah (Jateng) yang terbentang mulai dari Kabupaten Rembang hingga Kabupaten Brebes, memiliki potensi mangrove yang sangat besar. Berdasarkan data dari Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Tengah (2011), luas total ekosistem mangrove di Pantura Jateng adalah 2.458 hektar. Namun, luasannya ini belum diimbangi dengan tingginya kesadaran masyarakat untuk melestarikan ekosistem yang sering disebut bakau oleh masyarakat awam.

Oleh karena itu, di Provinsi Jateng dibentuklah Kelompok Kerja Mangrove Daerah (KKMD) yang anggotanya terdiri dari dinas pemerintahan, swasta, akademisi, kelompok masyarakat dan LSM terkait mangrove. Kegiatan yang dilakukan oleh KKMD Jateng adalah Monitoring dan Evaluasi (MONEV) rutin, yang dilakukan setiap bulan.

Pada tanggal 5 Desember 2012, KKMD yang diwakili oleh Bapak Syafrudin dan Bapak Imam (Biro Bina Produksi Provinsi Jateng), didampingi oleh perwakilan KeSEMaT, yaitu Bapak Dr. Rudhi Pribadi (Pembimbing) dan Sdr. M.Faisal R (Presiden) selaku tenaga ahli, telah melakukan MONEV ke kawasan mangrove di Kabupaten Rembang.

KKMD melakukan koordinasi dengan dinas terkait, untuk mengetahui permasalahan warganya. Dalam kegiatan ini, dapat diketahui bahwa ada salah satu kecamatan di Rembang sedang mengalami konflik, seputar perluasan tambak oleh oknum tertentu, dengan cara membabat hutan mangrove di sekitarnya. Kasus ini sudah dilimpahkan ke pihak kejaksaan Rembang untuk diproses lebih lanjut.

Selain kasus tersebut, Rembang sebagai satu- satunya Kabupaten di Jateng yang belum memiliki KKMD tingkat kabupaten, akan segera membentuk KKMD dalam waktu dekat. Untuk itu, diperlukan bantuan dari KKMD Jateng dalam proses koordinasi pembentukannya, demi pelestarian ekosistem mangrove di Kota Garam, ini.

MONEV berjalan dengan baik dan lancar, yang diakhiri dengan beberapa rekomendasi dari KKMD dan dinas terkait di Rembang, untuk menyukseskan program-program pelestarian mangrove, demi masa depan yang lebih baik. Semangat MANGROVER!