17.4.13

Pendaftaran Seminar dan Pelatihan Nasional, MANGROVE CULTIVATION 2013 Telah Dibuka!

LATAR BELAKANG
Hutan mangrove merupakan salah satu hutan dengan luasan terbesar yang berhabitat di daerah pesisir pantai dan muara sungai. Hutan mangrove Indonesia mengisi 25% dari total luas hutan mangrove yang ada di dunia. Hutan mangrove ini, tersebar di seluruh wilayah Indonesia, dari Sabang sampai Merauke, dan memiliki jenis dan karakteristik yang berbeda. Keberadaan hutan mangrove sangat penting, mengingat manfaatnya yang besar bagi masyarakat pesisir dan lingkungan di sekitarnya.

Hutan mangrove memiliki bermacam manfaat, diantaranya berfungsi secara ekologis berupa feeding ground, spawning ground dan nursery ground. Secara fisik, hutan mangrove menjaga garis pantai agar tetap stabil, melindungi pantai dan tebing sungai, mencegah terjadinya erosi laut, sebagai perangkap zat-zat pencemar dan limbah, mempercepat perluasan lahan, melindungi daerah di belakang mangrove dari hempasan dan gelombang serta angin kencang.

Hutan mangrove mampu meredam energi arus gelombang laut. Keberadaan hutan mangrove juga dapat memperkecil gelombang tsunami yang menyerang daerah pantai. Rumpun bakau (Rhizophora sp) memantulkan, meneruskan dan menyerap energi gelombang tsunami yang diwujudkan dalam perubahan tinggi gelombang tsunami ketika menjalar melalui rumpun tersebut.

Salah satu daerah yang memiliki keanekaragaman jenis mangrove yang tinggi, yaitu Jepara. Secara umum, hutan mangrove yang ada di Jepara memiliki karakteristik yang unik, tepatnya di Teluk Awur, dimana terdapat arboretum yang memiliki keanekaragaman yang tinggi, sekaligus sebagai tempat penelitian. Arboretum tersebut adalah MECoK (Mangrove Education Center of KeSEMaT ), merupakan hutan mangrove percontohan yang pembangunannya diprakarsai oleh KeSEMaT.

MECoK terdiri dari berbagai macam jenis mangrove yang digunakan oleh KeSEMaT sebagai pusat pendidikan dan informasi mangrove kepada masyarakat Teluk Awur, Jepara pada khususnya dan masyarakat luas pada umumnya. Latar belakang didirikannya MECoK adalah berdasarkan studi penelitian salah seorang KeSEMaTER yang menemukan fakta bahwa potensi ekosistem mangrove di Teluk Awur dapat dikembangkan sebagai wilayah ekowisata mangrove berbasis pendidikan dan penelitian.

Adapun jenis flora yang terdapat di MECoK, yaitu (1) Komponen mayor terdiri dari Avicennia marina, Rhizophora mucronata, Bruguiera gymnorrhiza, B. cylindrica, Nypa fruticans, Lumnitzera racemosa, Ceriops tagal dan C. decandra. (2) Komponen minor terdiri dari Aegiceras corniculatum, Excoecaria agallocha dan Acrostichum aureum. (3) Komponen asosiasi terdiri dari Vitex ovata, Thespesia populnea, Terminalia catappa, Spinifex littoreus, Sesuvium portulacastrum, Scaevola taccada, Pandanus tectorius, Ipomoea pes-caprae, Hibiscus tiliaceus, Calotropis gigantea dan Acanthus ilicifolius.

Ilmu pengetahuan mangrove di Indonesia masih sangat kurang, hal ini dapat dilihat dari kurang tanggapnya masyarakat terhadap kerusakan mangrove yang ada di Indonesia dan masih kurangnya komunitas-komunitas yang bergerak dalam bidang konservasi ekosistem mangrove. Dapat diambil contoh pada provinsi Bengkulu, dari luasan hutan sebesar 920.964 ha, 394.414,1 ha telah mengalami kerusakan. Penyebab utama kerusakan hutan diduga dikarenakan illegal logging, perambahan, penambangan, konversi hutan dan lain – lain, baik oleh pengusaha, masyarakat maupun oknum masyarakat.

Semangat generasi muda yang cinta akan kreativitas dapat dimanfaatkan untuk kegiatan peduli lingkungan, khususnya untuk penyelamatan hutan mangrove. Jiwa kreativitas yang dimiliki oleh generasi muda ini, bisa dimanfaatkan untuk mengeksplorasi pengetahuan mangrove di Indonesia.

Untuk itu, diperlukan peran serta generasi muda dan media massa dalam upaya penggalian penyelamatan dan penginformasian ekosistem mangrove ke masyarakat. Hasil dari usaha ini adalah sebuah informasi mangrove yang dapat diakses, tak hanya generasi muda bahkan semua kalangan.

Beberapa media massa telah mempelopori penayangan informasi pendidikan mangrove yang menunjukan hasil dari kreativitas yang berasal dari tumbuhan mangrove kepada masyarakat melalui program – programnya, seperti telah ditayangkannya proses pembuatan sabun berbahan dasar mangrove yang terdapat di Surabaya pada acara ‘’Si Bolang” (Trans 7) dan pembuatan warna alami batik yang berasal dari mangrove pada acara ‘’WIDESHOT’’ (Metro TV). Hal ini menunjukkan bahwa banyak sekali kreativitas yang bisa digali dari tumbuhan mangrove, sebagai bentuk pengembangan jiwa kewirausahaan generasi muda.

Berbagai jenis mangrove telah dikembangkan dan dimanfaatkan oleh KeSEMaT yang bekerja sama dengan mitra kerjanya. KeSEMaT bersama dengan PT. Indonesia Power berhasil mengembangkan mangrove jenis Avicennia dan Sonneratia yang diolah menjadi produk makanan berbahan dasar mangrove, yaitu Jajanan Mangrove (Jamang) dengan branding Mas Jamang yang sekarang mulai dipasarkan ke seluruh Indonesia dan negara-negara di ASEAN.

Selanjutnya, serasah Rhizophora dan jenis mangrove lainnya, juga dapat dipergunakan sebagai pewarna batik. Produk yang dihasilkan, yaitu Batik Bakau - yang diprakarsai oleh KeSEMaT -, telah dipasarkan ke seluruh Indonesia dan Asia Tenggara.

Semakin pesatnya perkembangan kreativitas para generasi muda, yang menghasilkan industri kreatif di bidang mangrove, maka dibutuhkan sebuah wadah dan usaha publikasi yang lebih luas lagi, untuk menginspirasi masyarakat luas lebih peduli dengan ekosistem mangrovenya, demi masa depan yang lebih baik.

Untuk itulah, maka KeSEMaT memandang perlu untuk mengadakan suatu program tahunan bertajuk MC 2013, berupa seminar nasional, pelatihan, penyuluhan, pembibitan, penyulaman dan lomba poster mangrove, yang berfungsi sebagai informasi dan pembelajaran mangrove bagi generasi muda di seluruh Indonesia. Dengan pendekatan kreativitas yang berhubungan dengan tumbuhan mangrove, maka tema Mangrove For Creativity (MFC) dirasa dapat mewujudkan dasar pemikiran di atas.

TUJUAN UMUM
Sebagai sarana untuk menumbuhkembangkan semangat konservasi terhadap ekosistem mangrove kepada generasi muda.

TUJUAN KHUSUS
1. Meningkatkan pengetahuan peserta mengenai kondisi hutan mangrove di Indonesia dan dunia.
2. Memberikan gambaran kepada peserta mengenai tingkat kerusakan hutan mangrove yang sudah terjadi dan proses rehabilitasinya.
3. Memberikan pelatihan kepada peserta tentang tata cara membibitkan, menanam, menyulam dan menjaga keberlangsungan ekosistem mangrove.
4. Menyiapkan bibit mangrove sebagai modal untuk penanaman mangrove pada program Mangrove REpLaNT 2013.
5. Memberikan informasi kepada peserta mengenai hasil kreativitas yang dapat di lakukan berkaitan dengan tumbuhan mangrove.

ACARA, WAKTU DAN TEMPAT PELAKSANAAN
1. Pelatihan I : Pengenalan Spesies Mangrove dan Coastal Clean Up
Hari/Tanggal : Sabtu, 18 Mei 2013
Waktu : 06.00 WIB - 07.30 WIB
Tempat : Mangrove Education Center of KeSEMaT (MECoK), Teluk Awur

2. Seminar Nasional Mangrove : Mangrove For Creativity (MFC)
Hari/Tanggal : Sabtu, 18 Mei 2013
Waktu : 09.00 WIB – 12.00 WIB
Tempat : Ruang Teater Kampus Ilmu Kelautan UNDIP, Teluk Awur, Jepara.

3. Pelatihan II : Penyuluhan Teknik Pembibitan dan Penyulaman Mangrove
Hari/Tanggal : Sabtu, 18 Mei 2013
Waktu : 13.00 WIB – 14.30 WIB
Tempat : Ruang Teater Kampus Ilmu Kelautan UNDIP, Teluk Awur, Jepara

4. Pelatihan III : Praktek Pembibitan dan Penyulaman Mangrove
Hari/Tanggal : Sabtu, 18 Mei 2013
Waktu : 14.30 WIB - 16.30WIB
Tempat : MECoK Teluk Awur, Jepara

5. Pelatihan IV : Diskusi dan Tanya Jawab Teknik Rehabilitasi Mangrove
Hari/Tanggal : Sabtu, 18 Mei 2012 Waktu : 19.30 WIB - 20.30WIB Tempat : Out door Asrama Ilmu Kelautan UNDIP

6. Pentas Seni : Persembahan KeSEMaTUSTIK, Peragaan dan Kampanye Kendler, Batik Bakau dan Mas Jamang, Penampilan Kreativitas oleh Peserta, Sulap, Pengumuman Lomba Poster dan Peserta Terkreatif.
Hari/Tanggal : Sabtu, 18 Mei 2013
Waktu : 19.00 WIB - 22.45 WIB
Tempat : Out door Asrama Ilmu Kelautan UNDIP

7. Field Trip (FT)
Hari/Tanggal : Minggu, 19 Mei 2012
Waktu : 08.00 WIB – 15.00 WIB
Tempat : Museum Kartini, Wisata Ukiran – Troso dan Masjid Agung Demak

DESKRIPSI ACARA
1. MC 2013 akan dibuka secara langsung oleh Bupati Kabupaten Jepara, pada hari Sabtu, 18 Mei 2013.
2. Seminar Nasional bertema MFC akan dikemas dalam format diskusi panel yang akan mempertemukan tiga orang panelis, yaitu Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Miss Indonesia Earth dan KeSEMaT Semarang.
3. Pelatihan Pembibitan dan Penyulaman Mangrove akan dibimbing oleh Trainer Pelatihan dari Praktisi Mangrove KeSEMaT.
4. FT akan dilaksanakan di Tempat Museum Kartini, Wisata Ukiran Jepara - Troso dan Masjid Agung Demak.
5. Setiap peserta diwajibkan memberikan hasil kreatifitasnya bertema mangrove yang diwujudkan dalam Lomba Poster Mangrove dan Pentas Seni MC 2013.

LOMBA POSTER MANGROVE
1. Panitia MC 2013 menyelenggarakan lomba poster mangrove khusus untuk peserta MC 2013, yang bersifat tidak wajib.
2. Bagi peserta MC 2013 yang berminat, dipersilahkan mengikuti lomba poster mangrove ini.
3. Tema Lomba Poster Mangrove MC 2013 adalah Mangrove for Better Life dengan sub tema Stop Deforestation and Degradation Mangrove for Sustainable and Stability Coastal. Contoh penulisan poster : Lestari Mangroveku, Lestari Bumiku, Stop Penebangan Mangrove, Indah Mangroveku, Indah Pesisirku, dan seterusnya.
4. Lomba poster mangrove MC 2013 adalah GRATIS (tidak dikenakan biaya apapun). Seluruh peserta MC 2013 berhak mengikuti lomba ini.
5. Karya yang diberikan sesuai dengan tema yang telah ditetapkan.
6. Ukuran kertas poster yang digunakan adalah A3.
7. Hasil poster adalah karya asli peserta sendiri dan belum pernah dipublikasikan dan atau diikutsertakan kedalam lomba manapun.
8. Poster dibuat dengan menggunakan software Corel Draw, Photoshop dan atau jenis lainnya yang berkaitan.
9. Teknis pengumpulan karya:
9.1. Peserta DIWAJIBKAN mengumpulkan minimal satu buah poster kepada panitia dalam dua format, yaitu: (A) hard copy dalam bentuk print out dan (B) soft copy yang disimpan ke dalam CD, paling lambat Jum’at, 17 Mei 2013 pukul 13.30 WIB di Gedung Serba Guna (GSG) Universitas Diponegoro (UNDIP), saat registrasi pemberangkatan MC 2013 ke Jepara.
9.2. Peserta yang mengumpulkan hasil karyanya lebih dari waktu yang ditentukan (13.30 WIB) akan didiskualifikasi oleh panitia.
9.3. Berkas lomba fotografi (A dan B) dimasukkan kedalam amplop warna coklat bertuliskan nama dan alamat.
10. Panitia akan mendiskualifikasi peserta yang tidak mematuhi peraturan di atas.
11. Keputusan juri mutlak, tidak dapat diganggu gugat.
12. Pengumuman pemenang lomba poster mangrove MC 2013 akan diumumkan pada saat pentas seni, Sabtu, 18 Mei 2013.
13. Kriteria penilaian, yaitu kedalaman materi yang disampaikan, nilai seni dan kreativitas dan kemampuan penjelasan makna tema.
14. Panitia akan menetapkan Juara I, II dan III, yang masing-masing akan mendapatkan paket hadiah menarik dari sponsor, yaitu Mas Jamang.

PENTAS SENI
1. Setiap peserta diwajibkan untuk memberikan penampilan kreativitas yang bertemakan dengan MFC. Penampilan dapat ditampilkan secara individu atau kelompok berdasarkan daerah asal.
2. Peserta wajib mendeskripsikan penampilan yang ingin ditampilkan. Untuk peserta yang melakukan pendaftaran secara langsung di Kantor KeSEMaT Semarang, maka dapat menyerahkan hard copy foto berukuran bebas dan atau tulisan (silahkan pilh) yang menjelaskan penampilan yang akan ditampilkan. Foto dan atau deskripsi penampilan, diberikan pada saat pendaftaran MC 2013 di Kantor KeSEMaT.
3. Sedangkan peserta yang melakukan pendaftaran secara online, dapat menyerahkan soft copy foto berukuran bebas dalam format jpg dan atau tulisan dalam MS Word (silahkan pilih) yang menjelaskan penampilan yang akan ditampilkan. Berkas dapat dikirimkan ke alamat email KeSEMaT kesemat@undip.ac.id bersamaan dengan formulir pendaftaran dan scan bukti/nota transfer dana Anda.
4. Panitia akan menyeleksi lima penampil dengan konsep dan kostum terbaik, yang akan diumumkan di website KeSEMaTONLINE (www.kesemat.undip.ac.id), SMS atau telepon, pada tanggal 11 Mei 2013.
5. Kelima konsep penampil terbaik akan ditampilkan pada saat Pentas Seni MC 2013, dimana penampilan terkreatif, berhak mendapatkan paket menarik dari sponsor kami, yaitu Mas Jamang.

PEMBICARA SEMINAR NASIONAL MANGROVE
1. Henky Hermantoro - Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.
2. Nadine Zamira - Miss Indonesia Earth.
3. Kamto Wahyono - Owner Jajanan Mangrove.

TRAINER PELATIHAN PEMBIBITAN DAN PENYULAMAN MANGROVE
Praktisi Mangrove KeSEMaT Semarang.

UNDANGAN
Para tamu undangan yang akan hadir di MC 2013, yaitu:
1. Pemerintah Kabupaten Jepara Bupati Kabupaten Jepara.
2. Dinas Kabupaten Jepara Dinas Pemerintahan dan Lingkungan Terkait di Kabupaten Jepara.
3. Dosen Ilmu Kelautan UNDIP, Dekan, Pembantu Dekan dan Dosen Ilmu Kelautan UNDIP.
4. LSM Semarang dan Jepara.
5. Swasta.
6. Masyarakat Kepala Desa Teluk Awur dan Desa Bedono, Demak.
7. KeSEMaTER Kabinet KeSEMaT Periode 2012/2013 dan Ikatan Alumni KeSEMaT (IKAMaT).
8. KeSEMaT Mangrove Volunteer (KeMANGTEER).

PENDAFTARAN
Pendaftaran dibuka mulai tanggal 18 April 2013 – 10 Mei 2013, dan bisa dilakukan dengan dua cara, yaitu sebagai berikut :

A. ONLINE
1. Formulir pendaftaran MC 2013 yang telah diunduh dengan lengkap di KeSEMaTONLINE www.kesemat.undip.ac.id, dikirimkan kembali ke email kesemat@undip.ac.id. Subject : Nama Anda_Kota_Pendaftaran MC 2013, disertai dengan scan bukti/nota transfer dana Anda.

Download Formulir Pendaftaran MC 2013 di sini!

2. Panitia akan mengirimkan (1) kwitansi MC 2013, (2) jadwal acara, (3) tata tertib, (4) perlengkapan yang harus dibawa dan informasi lainnya.

B. KANTOR KeSEMaT
Kantor KeSEMaT
Jl. Ngesrep Barat V/35 Semarang 50263
Jawa Tengah INDONESIA
P. (024) 70527552 F. (024) 7474698
E. kesemat@undip.ac.id W. www.kesemat.undip.ac.id

BIAYA
1. LUAR JEPARA
Pelajar Rp. 140.000,-
Mahasiswa/Umum < 24 tahun Rp. 170.000,-

2. DARI JEPARA
Pelajar Rp. 120.000,-
Mahasiswa/Umum < 24 tahun Rp. 150.000,-

PEMBAYARAN
Pembayaran bisa dilakukan dengan transfer ke Nomor Rekening :
A.N. : Umi Fatimah (Bendahara MC 2013)
Nomor Rekening : 900-00-0171741-3
Bank : Mandiri KCP UNDIP Tembalang Semarang

FASILITAS
Transport Semarang - Jepara PP, T-Shirt, Asrama, Konsumsi, Sertifikat, Modul Mangrove KeSEMaT, Seminar Kit dan Souvenir.

KONTAK
Segala korespondensi berkenaan dengan MC 2013, bisa dilayangkan kepada:
Sdri. Chairun Annisa Aryanti (Annisa)
Menteri Pendidikan dan Penelitian KeSEMaT (MENDIKTAN)
HP. +62878 25 2222 92

KANTOR KeSEMaT
Jl. Ngesrep Barat V/35 Semarang 50263 Jawa Tengah INDONESIA
P. (024) 70527552 F. (024) 7474698
E. kesemat@undip.ac.id W. www.kesemat.undip.ac.id

KeSEMaT adalah Unit Kegiatan Kemahasiswaan (UKK) di bawah Jurusan Ilmu Kelautan FPIK UNDIP Semarang.

PENUTUP
Demikian TOR ini kami susun, sebagai bahan acuan demi suksesnya acara MC 2013. Atas perhatian dan kerjasama yang diberikan, kami ucapkan terima kasih.