24.2.14

Ini Dia, Luas Hutan Mangrove Indonesia

Semarang - KeSEMaTBLOG. Menurut Aksornkoae (1993), saat ini di seluruh dunia terjadi peningkatan hilangnya sumberdaya mangrove yang disebabkan adanya pemanfaatan yang tidak berkelanjutan serta pengalihan peruntukan. Hal yang sama juga terjadi di Indonesia. Data perkiraan luas areal mangrove di Indonesia sangat beragam sehingga sulit untuk mengetahui secara pasti seberapa besar penurunan luas areal mangrove tersebut.

Meskipun mangrove tidak terlalu sulit untuk dikenali dari foto penginderaan jarak jauh dan dipetakan, kenyataannya memperoleh data yang memadai mengenai luas mangrove pada masa yang lalu dan saat ini tidak terlalu mudah (di Indonesia data mulai sejak 1930-an).

Departemen Kehutanan (1997) menyebutkan luas yang di ambil dari berbagai sumber berkisar antara 2,49-4,25 juta hektar. Namun, terdapat jumlah luasan mangrove yang lain yaitu 4,54 juta hektar yang berasal dari ISME (Spalding, dkk, 1997) dan 3,53 juta hektar berasal dari Proyek inventarisasi Hutan Nasional (Dit. Bina Program INTAG, 1996).

Perbedaan perkiraan luas luas tersebut setidaknya dipengaruhi oleh tiga hal. Pertama, sangat sedikit sekali dilakukannya perhitungan areal mangrove berdasarkan kondisi yang sebenarnya di alam, sehingga data yang sebenarnya telah kadaluwarsa diacu berulang-ulang.

Kedua, perkiraan luas untuk Irian Jaya yang merupakan komponen luasan sangat berbeda antara satu penulis dengan penulis lainnya, mulai dari 1,38-2,94 juta hektar. Hal ini kembali disebabkan kurang tersedianya data serta peta yang memadai. Ketiga, adanya perbedaan metoda yang digunakan dalam menduga luasan mangrove.