31.7.11

“Bu Lina, Akal Gantung Walnanya Kuning, Boleh Gak?”

Semarang – KeSEMaTBLOG. Kalimat “Bu Lina, Akal Gantung Walnanya Kuning, Boleh Gak?” ini, kami dengar pada tanggal 29 Juli 2011, pagi hari, sekitar pukul sembilan, saat kami mendampingi Adik-adik kami yang mengikuti Lomba Gambar Mangrove (LGM) dalam program KeSEMaT GOES TO SCHOOL (KGTS) 2011, yang kembali diselenggarakan oleh KeSEMaT selama tiga hari, mulai 27 – 29 Juli 2011 di SD 1 dan 2 Trimulyo, Semarang. Lihatlah foto di samping, ini adalah salah seorang KeSEMaTER bernama Rina, yang “terpaksa” dipanggil dengan Lina sehubungan dengan masih belum sempurnanya, lafal R yang dimiliki oleh salah seorang adik kita ini.

Rina yang sebenarnya juga bukan Ibu-ibu ini, seringkali dipanggil Ibu, mengingat KeSEMaTER ini dan KeSEMaTER lainnya, telah dianggap sebagai Ibu Guru mereka. Tak hanya dipanggil Ibu, saja. KeSEMaTER pria lainnya, juga dipanggil dengan sebutan Bapak, dengan alasan yang sama. Sungguh, panggilan ini merupakan sebuah penghargaan bagi kami, karena hal ini berarti ikatan batin kami dengan mereka telah terjalin erat, walaupun Bapak dan Ibu Guru Mangrove mereka ini, hanya mengajar selama tiga hari saja, di sekolah-sekolah mereka. Kembali ke pertanyaan di atas, tak ada niatan untuk membatasi daya imajinasi dan eksplorasi warna mereka, maka kami membebaskan pilihan warna gambar mangrove mereka, sesuai dengan daya khayal dan kreatifitas mereka. Dan, hasilnya, sungguh luar biasa, yaitu sebuah gambar mangrove yang sangat jujur, polos dan begitu memikat! Semangat MANGROVER!