4.11.11

Mahasiswa UGM : Buku Mangrove KeSEMaT, Sudah Sampai di Teluk Bintuni, Papua Barat

Semarang – KeSEMaTBLOG. Pada tanggal 3 November 2011, KeSEMaT kedatangan tamu dari Yogyakarta, seorang mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM), yaitu Sdr. Azmi Basyarahil (Azmi) dari Jurusan Manajemen. Pada kesempatan ini, Sdr. Azmi yang sampai di KeSEMaT pukul 16.00 WIB, menyampaikan tujuan kedatangannya, yaitu untuk memperoleh kembali Buku Mangrove KeSEMaT (BMK), yang berjudul “Beragam Produk Olahan Berbahan Dasar Mangrove” dan “Panduan Praktis Teknik Rehabilitasi Mangrove di Kawasan Pesisir Indonesia” yang akan dijadikan referensi untuk menulis Buku Perjalanan Kuliah Kerja Nyata (BPKKN) selama Juli – Agustus 2011 di Teluk Bintuni, Papua Barat.

Bersama teman-temannya, mahasiswa yang sedang menyelesaikan skripsinya ini sedang menyusun BPKKN mengenai sosial ekonomi masyarakat pesisir Teluk Bintuni. Buku mereka yang berkonsep etnofotografi yang berjudul “Meretas Harapan di Kampung Petatas” akan menceritakan tentang kehidupan masyarakat lokal pesisir Teluk Bintuni yang berkaitan juga dengan mangrove, yang ternyata sama sekali belum dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat pesisirnya.

Menurutnya, mangrove di sana telah rusak akibat industri. Sdr. Azmi juga bercerita, bahwa sebelum dia bersama Rekan-rekan KKN-nya berangkat ke Teluk Bintuni, dia juga sudah membawa BMK yang kemudian disumbangkan ke Dinas Lingkungan Hidup setempat. Harapannya, BMK dan BPKKN nantinya bisa berguna dan bermanfaat bagi pengembangan pengelolaan ekosistem mangrove di Papua Barat.