31.5.16

Presiden KeSEMaT Pembicara Pertukaran Pemuda Antar Negara Provinsi Jawa Tengah

Pada tanggal 28 Mei 2016, mulai pukul 13.00 - 14.30 WIB, bertempat di Kantor Dinas Pemuda dan Olahraga Jawa Tengah, Sdr. Mahbub Murtiyoso selaku Presiden KeSEMaT menjadi Pembicara Pertukaran Pemuda Antar Negara (PPAN) Provinsi Jawa Tengah (Jateng).

"Kali ini, KeSEMaT yang diwakili Presiden Mahbub Murtiyoso dipercaya menjadi pembicara dan trainer untuk para peserta PPAN representatif dari Jateng. Sebagai trainer termuda, Presiden Mahbub memberikan motivasi dan inspirasi mengenai kondisi terkini mangrove dan masyarakatnya di Semarang kepada para peserta PPAN yang akan dikirim ke Australia, ASEAN - Jepang, India, China, Korea dan negara lainnya. Kami juga berbagi pengalaman, bagaimana cara membentuk dan mengembangkan warga binaan kami, yaitu Mas Jamang dan Batik Bakau, untuk inspirasi proyek sosial mereka," tutur Sdr. Mustagfirin (MENDIKTAN).

Pada kesempatan kali ini, KeSEMaT memberikan inspirasi dan motivasinya seputar sejarah pendirian KeSEMaT hingga dapat berkiprah mengkampanyekan mangrovenya ke level nasional bahkan internasional.

"Saya juga menjelaskan mengenai bagaimana caranya membentuk warga binaan di Mangkang Wetan, Semarang yang memproduksi Batik Bakau dan Mas Jamang. Selain itu, saya juga memotivasi para peserta agar dalam membuat proyek sosialnya tidak semangat di awal saja, namun wajib terus dikobarkan semangatnya agar proyek sosialnya tersebut terus kontinyu karena menyangkut kehidupan masyarakat banyak," terang Presiden KeSEMaT.

Kegiatan ini diselenggarakan oleh Purna Caraka Muda Indonesia (PCMI) yang merupakan Alumni PPAN.

Kegiatan yang berupa pembekalan peserta sebelum diberangkatkan ke negara tujuan masing-masing ini, tak hanya membekali peserta dengan materi kepemimpinan, public speaking, character buliding, dan lain-lain. Para peserta juga diminta untuk membuat social project.

"KeSEMaT dan beberapa organisasi lainnya di Jawa Tengah sebagai pembicara, diharapkan dapat menginspirasi peserta agar dapat membawa kesan dan pesan positif ini ke negara tujuan mereka masing-masing agar citra Indonesia di mata dunia internasional dapat terjaga dengan baik," jelas Sdr. Mahbub.

"Saya mengharapkan, konsep-konsep program pemberdayaan masyarakat, terutama yang telah saya sampaikan kepada peserta, dapat digaungkan ke luar negeri. Konsep pengembangan dan pemberdayaan masyarakat pesisir di Indonesia tak kalah dengan negara luar. Kami bisa menerapkannya dari Semarang hingga meluas ke berbagai kota di pesisir Indonesia. Kalau kami bisa, pasti Anda juga bisa," tambahnya.

Keseluruhan acara berjalan dengan baik dan lancar yang diakhiri dengan penutupan, berupa pembacaan beberapa kesimpulan, rekomendasi dan pemberian kenang-kenangan dari panitia acara kepada KeSEMaT dan semua pembicara. (EA).