26.4.18

KeSEMaT Panelis Diskusi Panel Diponegoro City Action Forum

Semarang - KeSEMaTBLOG. KeSEMaT yang diwakili oleh Sdri. Maudina E. A. (SA MENKOMSI) berkesempatan menjadi salah satu Panelis dalam program Diponegoro City Action Forum. Acara ini dilaksanakan di Auditurium Kampus FPIK Undip, Semarang mulai pagi hingga siang hari (22/8/17). Diskusi membahas materi tentang natural resources yang dapat dijadikan branding sebuah kota.

"Kebetulan, KeSEMaT berencana mengembangkan MECoK di Jepara sebagai kawasan ekowisata mangrove. MECoK singkatan dari Mangrove Education Center of KeSEMaT yang sudah dibangun sejak tahun 2003, pada saat program kami, yaitu Mangrove REpLaNT diadakan pertama kali di sana," jelas Sdri. Maudina.

Dengan pengalamannya selama puluhan tahun dalam mengembangkan kawasan MECoK di Jepara, tak lupa KeSEMaT mulai berbagi pengalamannya dengan cara melakukan banyak program pendampingan masyarakat kepada CSR perusahaan, juga pemerintah yang tertarik mengelola kawasan mangrove menjadi daerah ekowisata yang baik.

Pada kesempatan ini, KeSEMaT mengangkat ekowisata mangrove sebagai topik utama, dimana SDA di mangrove, dapat dijadikan sebagai city branding Kota Semarang. Program ini diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Teknik Planologi (HMTP) Undip dalam rangkaian kegiatan mereka, yaitu DIPOCITION 2017.

"Dalam diskusi panel ini, peserta terlihat sangat antusias untuk mengetahui bagaimana kita-kiat kami dalam mengembangkan ekowisata mangrove selama ini, hingga gaungnya tak hanya nasional saja, namun juga bisa sampai ke taraf internasional di ASEAN," pungkas Sdri. Maudina. (MEA/ADM).