17.5.11

2,49 Juta Ha Mangrove Indonesia, 40 % Rusak Menuju Kehancuran. Get Involved. Follow @KeSEMaT

Semarang – KeSEMaTBLOG. Judul artikel kami di atas ini, kami cuplik dari latar belakang Twitter KeSEMaT, yang menyematkan jajaran kalimat kampanye penyelamatan mangrove bernada “provokatif”. Data yang diambil, adalah berdasarkan Noor, et al (2006) yang mengatakan bahwa dari penghitungan diketahui luas mangrove yang tersisa pada tahun 1990 hanya sekitar 2,49 juta hektar (60%). Dari luasan areal mangrove yang tersisa tersebut, 58% diantaranya terdapat di Papua, dan hanya 11% tersisa di Jawa.

Sejalan dengan hal tersebut, laju hilangnya mangrove hingga tahun 1990 juga sangat beragam, antara hampir 10% di Papua hingga hampir 100% di Jawa Timur. Berdasarkan penghitungan di atas, jika perkiraan luas areal mangrove yang tersisa di Indonesia sekitar 2,49 juta hektar (1987-1990) dapat diterima, maka hal tersebut berarti bahwa pada akhir tahun 1980-an, Indonesia telah kehilangan sekitar 40% areal mangrovenya.


Kerusakan yang pada tahun 1980-an saja, telah mencapai 40%, membuat kami mengajak para Tweeps agar menjadi follower @KeSEMaT, untuk bersatu padu menyelamatkannya. Tak pernah berhentinya, kasus-kasus pembalakan mangrove di berbagai daerah di Indonesia bahkan dunia, mengisyarakatkan bahwa masyarakat belum memiliki ilmu dan pengetahuan yang cukup dalam memahami apalagi mengerti mangrove. 


Hal ini menjadi sangat berbahaya, karena Indonesia sendiri belum memiliki payung hukum yang cukup kuat dalam memberantas praktek-praktek nakal konversi mangrove. Untuk itulah, salah satu cara yang bisa dilakukan sehubungan dengan semakin berkembangnya teknologi informasi dewasa ini, adalah dengan cara melakukan kampanye, kampanye dan kampanye penyelamatan mangrove, dengan harapan mampu mendidik masyarakat sehingga sadar dan berbuat sesuatu agar bisa meredam kerusakan tumbuhan pesisir, ini.

Untuk itulah, dengan memanfaatkan jasa layanan situs microblogging populer saat ini, kami mencoba menerapkan konsep kampanye di atas, untuk mengumpulkan massa, menggalang solidaritas dan menjalin kebersamaan dalam rangka melawan oknum-oknum perusak mangrove yang di tahun 2011 ini, kami yakin semakin menggurita dan merajalela.


Bagi Anda yang berniat tulus ingin mencoba menyelamatkan ekosistem mangrove kita, mari bergabung dengan KeSEMaT di Twitter. Dengan follow @KeSEMaT, maka Anda bisa berkontribusi langsung dan akan mendapatkan kicauan kami mengenai beragam informasi, ilmu, pengetahuan, kampanye dan program-program mangrove lainnya, yang tentu saja demi menyongsong kehidupan masyarakat di masa depan, yang lebih cerah. Semangat MANGROVER!