9.10.11

9 Oktober 2011, Satu Dasawarsa KeSEMaT Membangun Kembali Mangrove Indonesia

Semarang - KeSEMaTBLOG. Tanggal 9 Oktober 2011, genap satu dasawarsa KeSEMaT membangun kembali mangrove Indonesia. Sudah banyak pencapaian mengagumkan yang berhasil ditorehkan oleh organisasi yang sebenarnya dikelola oleh mahasiswa ini, namun seringkali dianggap sebagai Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM). Mulai dari akar rumput sampai dengan kementerian di Jakarta, selama satu dekade ini, KeSEMaT berhasil menyusun sebuah puzzle-stakeholder-mangrove sehingga hubungan diantaranya, kini bisa semakin harmonis. Tak hanya jago kandang saja, bahkan Unit Kegiatan Kemahasiswaaan (UKK) Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) Universitas Diponegoro (UNDIP) Semarang ini, juga telah menjadi mitra kerja institusi mangrove dari luar negeri.

KeSEMaT terlibat aktif di tiga kelompok kerja mangrove, mulai dari tingkat kota sampai dengan pusat di Jakarta. Kelompok Kerja Mangrove Kota Semarang (KKMKS), Kelompok Kerja Mangrove Daerah (KKMD) Jawa Tengah dan Kelompok Kerja Mangrove Nasional (KKMN) adalah tiga jaringan tersebut, dimana KeSEMaT aktif sebagai pengurus dan membantu program-program kampanye dan penyadaran mangrove masyarakat, berikut proyek-proyek penyelamatan mangrove dalam konsep rehabilitasi yang diimplementasikan di Indonesia oleh ketiga kelompok kerja tersebut. Maka, tak heran bila KeSEMaT memiliki puluhan mitra kerja mulai dari pelajar, mahasiswa, akademisi, dinas, swasta, LSM, kelompok tani dan lain-lain.

Selanjutnya, International Union for Conservation and Nature (IUCN) dan Mangrove For The Future (MFF) adalah contoh dua institusi mangrove luar negeri yang juga bekerjasama dengan KeSEMaT dalam rangka pelaksanaan program nasional pemerintah Indonesia Ayo Tanam Mangrove (ATM), inisisasi dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Jakarta. ATM sudah beberapa kali dilaksanakan dan akan dilaksanakan kembali di akhir tahun 2011 ini di Semarang, dimana KeSEMaT kembali akan terlibat di kepanitiaannya.

Ide-ide kreatif dan breakthrough, seperti mendirikan sukarelawan mangrove bernama KeMANGTEER, membangun portal mangrove KeSEMaTONLINE, membuat buku mangrove, menyutradarai film mangrove, menulis Cerpen Mangrove (CERMANG), menggambar komik mangrove Mat Kesem, menciptakan band mangrove bernama KeSEMaTUSTIK, menginisiasi hadirnya dongeng mangrove dengan media Boneka Mangrove (BOMANG), membuat gerakan Koin Untuk Mangrove bernama KUMANG, sangat aktif berkampanye mangrove di media dan jejaring sosial terkini, seperti Quora, Facebook, Twitter, KASKUS, Blog, dan lain-lain, mengisyaratkan bahwa KeSEMaT sangat inovatif dalam mengkampanyekan mangrove dengan cara yang lebih modern tanpa meninggalkan yang konvensional.

Tak hanya itu, kapasitas KeSEMaT yang telah berpengalaman dan berkecimpung dalam pengelolaan mangrove selama kurang lebih sepuluh tahun terakhir, kiranya juga telah menarik minat dan perhatian dari banyak pihak sehingga menyewa mereka sebagai pembicara, tenaga ahli, penyuluh, pendamping, pengajar mangrove dan lain-lain terkait dengan pengelolaan mangrove sehingga para anggotanya juga telah berkunjung ke berbagai wilayah pesisir di Indonesia, seperti Kalimantan, NAD, Nias, Jawa, Sumbawa, Alor, Sebatik dan daerah lainnya, untuk membantu penelitian dan pemberdayaan masyarakat serta mengerjakan beragam pekerjaan dan proyek mangrove bersama dengan pemerintah, LSM, swasta (melalui program CSR-nya) dan institusi terkait di sana.

Hebatnya lagi, kampanye Sertifikasi Mangrove Safe KeSEMaT yang dipergunakan sebagai sebuah jaminan bagi perusahaan pertambakan terutama udang agar mau dan mampu melindungi daerah mangrove-nya, merupakan ide kreatif dan inovatif yang juga telah berhasil “diadopsi” ke tingkat nasional, sebagai salah satu kampanye program dari KKP Jakarta.

Di tahun kesepuluhnya, selain membentuk KeMANGTEER, KeSEMaT juga berhasil mendirikan sebuah perusahaan mangrove bernama CV. KeMANGI yang bergerak dalam bidang konsultan, pelatihan, wisata, bibit, souvenir dan desain mangrove. CV. KeSEMaT Mangrove Indonesia ini juga mengerjakan proyek rehabilitasi mangrove di Indonesia.

Kiprah, track record dan sepak terjang KeSEMaT yang ditahun kesepuluhnya sudah mendunia dengan kampanye mangrovenya yang menembus batas ini, tentu saja tidak akan cukup apabila dituliskan di sini. Jaringan KeSEMaTONLINE adalah pintu utama yang akan membuka semua tabir pejuang mangrove Indonesia ini yang banyak menginspirasi anak-anak muda di Indonesia dan masyarakat pada umumnya. Maka, tak heran apabila manajemen, konsep dan gaya kampanye KeSEMaT yang efektif , saat ini mulai banyak diadopsi dan ditiru oleh organisasi-organisasi lainnya.

Untuk itulah, sebuah Gerakan I Love KeSEMaT atau Gerakan Aku Cinta KeSEMaT (lihat gambar di atas) yang akhir-akhir ini banyak disuarakan oleh para sukarelawan mangrove mereka, yaitu KeMANGTEER di beberapa situs jejaring sosial seperti Facebook dan Twitter, adalah sebuah bentuk apresiasi dan penghargaan akan kiprah dan eksistensi mengagumkan dari KeSEMaT, selama sepuluh tahun terakhir ini, dalam rangka membangun kembali mangrove Indonesia. Selamat Ulang Tahun Kesepuluh buat KeSEMaT. Terima kasih telah menginpirasi kami semua. Semangat MANGROVER!