12.10.11

KeSEMaT Pembicara di Pembekalan Teknisi dan Administrasi Pendamping Bagi Kelompok Masyarakat Pelaksana Kebun Bibit Rakyat Kabupaten Demak

Demak - KeSEMaTBLOG. Pada tanggal 12 Oktober 2011, mulai pukul 09.45 WIB – 13.00 WIB, KeSEMaT menghadiri undangan sebagai Pembicara pada acara Pembekalan Teknisi dan Administrasi Pendamping Bagi Kelompok Masyarakat Pelaksana Kebun Bibit Rakyat (KBR) Kabupaten Demak Tahun 2011. Dalam kesempatan ini, KeSEMaT diwakili oleh Bapak Arief Marsudi Harjo (Direktur Eksekutif CV. KeMANGI) sebagai Pembicara dan Sdr. Ganis R.E. (staf MENWBNET). Pembekalan bertempat di Pondok Penginapan Citra Alam Demak. Acara dibuka pada pukul 09.45 WIB dan dilanjutkan dengan penyampaian materi.

Pada kesempatan ini, Bapak Arief menyampaikan materi tentang teknik pembibitan, penanaman dan pemeliharaan mangrove. Penjelasan diawali dengan pemaparan singkat mengenai pengertian mangrove dan manfaatnya. Selanjutnya, diikuti dengan pemberian gambaran mengenai teknik pembibitan, penanaman dan pemeliharaan mangrove yang baik dan benar, yang sudah berhasil dipraktekkan oleh KeSEMaT sehingga mendapatkan kelulushidupan yang optimal. Tidak hanya itu, pengenalan tentang berbagai olahan makanan dan minuman berbahan dasar mangrove, juga dijelaskan secara detail.

Pada sesi tanya jawab, peserta yang berasal dari berbagai perwakilan pendamping tiap kelompok tani di Demak, banyak menanyakan tentang teknis pembibitan dan pemeliharaan mangrove, pada saat dibibitkan pada media polybag. Tidak hanya itu, diskusi juga membahas tentang jenis-jenis mangrove yang hidup di daerah pesisir Demak. Pada kesempatan ini, Bapak Arief menekankan bahwa untuk tiap daerah pesisir di PANTURA, jenis mangrove yang dapat ditanam tidak sama antara satu tempat dengan tempat yang lain. Jenis mangrove yang ditanam harus sesuai dengan kondisi lingkungannya, baik dari substrat yang terkandung didalamnya maupun kondisi geografinya. Di akhir acara, KeSEMaT membagikan gratis dua buah buku mangrove produksi KeSEMaT dengan beberapa mitra kerjanya, yaitu KKP, MFF dan IUCN.