9.10.10

Hasil Reportase Kunjungan Kerja KeSEMaT ke Surabaya, Gresik dan Rembang

Surabaya - KeSEMaTBLOG. Pada tanggal 4 - 6 Oktober 2010, KeSEMaT yang diwakili oleh Bapak Arief Marsudi Harjo (Direktur Eksekutif) telah mendampingi PT. DJARUM, DINHUT JATENG, BAPPEDA JATENG, PEMPROV JATENG, MIL UNDIP, LSM LEPAAS dan Petambak di Mangunharjo Semarang dalam melakukan kunjungan mangrove ke Surabaya, Gresik dan Rembang. Kunjungan ini bertujuan untuk mempertemukan pihak-pihak tersebut, agar mau dan mampu melakukan program pengelolaan, pengolahan dan rehabilitasi mangrove secara mandiri seperti yang telah dilakukan oleh Bapak Sony di Wonorejo Surabaya, Bapak Fachrudin di Ujung Pangkah Gresik dan Bapak Yadi di Pasar Banggi Rembang, bersama dengan kelompok tani mangrovenya masing-masing, untuk menyelamatkan tambak dan pesisir di wilayah mereka dari abrasi pantai.

Rombongan berkumpul dan berangkat dari DINHUT JATENG Semarang pada tanggal 4 Oktober 2010 pukul 08.00 WIB. Sesampai di Gresik, kegiatan yang diikuti oleh kurang lebih 17 peserta ini, dilanjutkan dengan briefing peserta di kediaman mantan Bupati Gresik. Selanjutnya, pada pukul 19.00 - 23.00 WIB acara dilanjutkan untuk kunjungan pertama ke Kelompok Tani Wonorejo, yang dibuka dengan pemaparan materi mengenai pengaturan manajemen kelompok tani dan teknik pengolahan mangrove jenis Sonneratia caseolaris menjadi sirup, serta teknik pembibitan spesies tersebut-yang-benar oleh Bapak Sony (Ketua Kelompok Tani Mangrove). Setelah sesi diskusi dan tanya jawab selesai, acara dilanjutkan pada keesokan harinya dengan praktik pengolahan sirup dan pembibitan Sonnertia caseolaris.

Keesokan harinya, pada kunjungan hari ke 2, mulai pukul 09.00 - 11.00 WIB, rombongan berkunjung ke DINHUT JATIM guna mendiskusikan pengelolaan mangrove di wilayah JATIM. Rombongan disambut oleh Kepala Dinas dan staf DINHUT JATIM. Setelah itu, perjalanan dilanjutkan ke kawasan wisata mangrove Surabaya yang berada di wilyah Wonorejo. Peserta yang dipandu langsung oleh staf DINHUT JATIM, diajak berkeliling ke kawasan wisata mangrove yang begitu eksotik, mulai dari pukul 13.00-14.00 WIB. 


Kemudian, dari kawasan wisata mangrove, peserta diajak berkunjung kembali ke Kelompok Tani Wonorejo guna pelatihan pengolahan sirup dan pembibitan Sonneratia caseolaris. Acara pelatihan dimulai pada pukul 14.30 - 17.00 WIB. Pada sesi pelatihan ini, peserta pelatihan nampak sangat antusias sekali dalam mengikuti pelatihan yang disampaikan langsung oleh Bapak Sony dan Anggota Kelompok Tani Wonorejo. Selesai pelatihan, peserta diajak untuk mencicipi sirup mamgrove hasil pelatihan. Antusiasme yang ditunjukkan oleh para peserta ini, kiranya tak lepas dari kekaguman mereka akan begitu besarnya manfaat mangrove yang disamping memiliki manfaat ekologi, ternyata juga memiliki manfaat ekonomi, sebagai sumber pangan.

Pada kunjungan hari ke 3, peserta diajak berkunjung ke kawasan mangrove di Ujung Pangkah Gresik. Acara dimulai pukul 08.00 - 10.00 WIB, untuk melihat secara langsung kawasan mangrove di Ujung Pangkah yang lebat, dengan keberadaan spesies Sonneratia spp yang menjadi salah satu daya tariknya. Rombongan dipandu secara langsung oleh Ketua Kelompok Tani Mangrove Ujung Pangkah, Bapak Fachrudin. Rombongan nampak begitu antusias dalam melihat rimbunan kawasan mangrove yang begitu lebat dengan dominasi spesies Rhizophora sp, Bruguiera sp, Sonneratia sp, dan lain-lain.


Selesai melakukan kunjungan lapangan di Gresik, rombongan sempat diajak untuk berwisata sejenak ke Wisata Bahari Lamongan, mulai pukul 12.00 - 14.00 WIB untuk menyaksikan keelokan wisata laut yang ada di Lamongan. Selanjutnya, perjalanan dilanjutkan kembali ke Semarang. Sebelum kembali ke Semarang, pada pukul 16.00-17.30 WIB rombongan diajak singgah ke rumah Bapak Yadi yang mendapat julukan Profesor Mangrove Rembang, untuk berdiskusi dan belajar bagaimana membibitkan dan mengelola mangrove di Rembang. Selesai berdiskusi, rombongan diajak Bapak Yadi untuk melihat secara langsung pembibitan mangrove yang dilakukan kelompok tani mangrovenya dan kondisi hutan mangrove yang lebat di area kerjanya.

Setelah berpamitan dan mengucapkan terima kasih kepada Bapak Yadi dan kelompok tani mangrovenya, rombongan bertolak ke Semarang pada pukul 18.00 WIB. Pada pukul 22.00 WIB, rombongan tiba di Semarang. Tindak lanjut dari kegiatan ini adalah, KeSEMaT, PT. DJARUM, DINHUT JATENG, BAPPEDA JATENG, PEMPROV JATENG, MIL UNDIP, LSM LEPAAS dan Petambak di Mangunharjo Semarang akan mengadakan program Mangrove Day, yang akan dilaksanakan pada tanggal 27 - 28 Oktober 2010 ini, di Mangunharjo Semarang.