23.10.10

KeSEMaT dan Kelompok Kerja Mangrove Daerah Jawa Tengah Melakukan Monitoring dan Evaluasi Kondisi Mangrove di Kabupaten Kendal

Kendal – KeSEMaTBLOG. Pada tanggal 22 Oktober 2010, para pengurus harian Kelompok Kerja Mangrove Daerah Jawa Tengah (KKMD JATENG) yang terdiri dari KeSEMaT, yang diwakili oleh Bapak Arief Marsudi Harjo (Direktur Eksekutif) dan Sdr. Abdul Rohman Zaky (DP), yang didampingi dengan Bapak Syafrudin (KKMD JATENG) dan Bapak Meswari (DISHUT JATENG) telah melakukan kunjungan kerja ke Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kabupaten Kendal berkaitan dengan pengelolaan kawasan mangrove yang ada, di sana.

Kunjungan dilakukan mulai pukul 07.00 WIB – 15.00 WIB. Setiba di lokasi, rombongan disambut hangat oleh sejumlah pejabat BLH Kabupaten Kendal. Kunjungan kali ini, diisi dengan pembagian secara gratis buku mangrove KeSEMaT, diskusi dan tukar pikiran seputar kondisi mangrove dan monitoring mangrove secara langsung di lapangan.

Pada Kabupaten Kendal, didapatkan sejumlah permasalahan berkaitan dengan kondisi mangrove yang ada di sana. Menurut Bapak Iwan (BLH Kabupaten Kendal), permasalahan yang ada di daerahnya, antara lain adalah belum dibentuknya zonasi yang detail yang mengatur kawasan mangrove di pesisirnya, kurangnya koordinasi pemerintah Kabupaten Kendal dengan Kabupaten Batang terkait dengan aktivitas penambangan batu di hulu DAS Kali Kuto Kabupaten Batang dan adanya dampak pembangunan breakwater di TPI Sekucing pada tahun 2008 dan Pelabuhan Wonorejo oleh pemerintah Kabupaten Kendal. Hal tersebut mengakibatkan kondisi mangrove di Kabupaten Kendal mengalami kondisi pengelolaan yang “pasang surut”.

Namun demikian, hal tersebut tidak menyurutkan tekad dari pemerintah Kabupaten Kendal untuk menuntaskan permasalahan ini. Sejumlah upaya telah dilakukan antara lain adalah menumbuhkan rasa kepedulian masyarakat dalam pelestarian mangrove. Hal ini dibuktikan dengan adanya kelompok - kelompok masyarakat peduli mangrove, seperti Forum Komunikasi Masyarakat Peduli Pesisir (FKMPP) dan POTAMPIKASI. Menurut Bapak Kamto (Koordinator POTAMPIKASI) masyarakat Kendal sekarang sudah lebih peduli dengan terhadap mangrovenya, ini ditandai dengan komitmen Anggota POTAMPIKASI dalam melakukan penanaman dan pemeliharaan mangrove di sejumlah desa, seperti di Desa Pidodo Wetan, Kartika Jaya dan Wonosari, dengan tujuan untuk kehidupan masyarakat Kendal yang lebih baik.