11.10.10

INI DIA, Hasil Karya Mangrove Para Peserta KeSEMaTCOMPETITION 2010!

Semarang – KeSEMaTBLOG. Di samping ini adalah tiga hasil karya para peserta KeSEMaTCOMPETITION (KC) 2010 : Lomba Penulisan Cerpen, Fotografi dan Desain Kaos Mangrove Nasional Tingkat Pelajar, Mahasiswa dan Umum. Karya paling atas, adalah sebuah desain kaos berjudul “Mangrove is Our Breathe” (MIOB) yang diciptakan oleh Sdr. Rochsid Tri Hanggoro Putro. Selanjutnya, sebuah fotografi akar mangrove yang berjudul “Aku Suka Alam Ini” (ASAI), adalah buah karya Sdr. Fitra Aprilindo Sase.

Terakhir, sebuah karya fotografi tang sangat artistik berjudul HOPE! adalah inisiasi dari Sdr. Mochamad Haedy Noer. Ketiga hasil karya mangrove inilah yang membuat Dewan Juri KC 2010 jatuh cinta, dan langsung menobatkannya sebagai Jawara KC 2010.

Karya pertama, yaitu MIOB, merupakan karya desain kaos mangrove yang begitu memikat, karena sangat provokatif dalam mengkampanyekan mangrove kepada masyarakat. Akar mangrove yang diibaratkan sebagai sebuah paru-paru sebagai alat pernapasan, ditambah dengan komposisi warna coklat dan hijau yang menjadi warna dasar KeSEMaT, adalah karya cipta original yang sangat luar biasa.


Walaupun memiliki sedikit kekurangan di bentuk akar yang pada nantinya akan dimodifikasi oleh KeSEMaT menjadi lebih “mangrove”, namun tidak lantas menutupi keunggulan karya ini, apabila dibandingkan dengan karya-karya di kategori serupa, dari para peserta KC 2010, lainnya.

Karya kedua, ASAI, memiliki keunggulan di teknik pemotretan dan warna-warni yang dihasilkan, dimana begitu indah, artistik dan menakjubkan, dengan penempatan tema yang sesuai. Akar mangrove yang dibidik dengan sangat detail, membuat karya ini begitu menarik apabila diproduksi, untuk mengkampanyekan keindahan mangrove demi penyelamatannya di masa mendatang.

Karya ketiga, HOPE!, merupakan karya yang paling tinggi nilainya di kategori fotografi, karena walaupun terkesan sederhana, namun karya ini begitu luar biasa dampaknya bagi penikmatnya. Tema yang sangat sesuai, sudut pengambilan gambar yang sangat pas ditambah dan teknik fotografi yang baik, disertai dengan filososi dan pesan konservasi mangrove yang sangat kuat, membuat HOPE! diganjar sebagai juara pertama oleh Dewan Juri KC 2010.


Sebuah bibit mangrove yang baru tumbuh, namun terkubur pasir, tak menyurutkan langkahnya untuk terus hidup dan berkembang dengan sebuah harapan mampu menyelamatkan pesisir dari abrasi pantai yang berkepanjangan. Itulah, pesan konservasi mangrove yang nampaknya ingin disampaikan oleh sang Fotografer.

Demikianlah tiga karya dari empat karya para peserta KC 2010 yang sangat inspiratif, yang semoga saja bisa menginspirasi dan menginisiasi kita semua akan fungsi dan manfaat mangrove yang berjuta ragamnya bagi kehidupan manusia. Semoga, hasil-hasil karya mangrove ini, sedikit banyak bisa semakin melengkapi kampanye mangrove KeSEMaT, demi keberlanjutan hidup mangrove dan manusia, di masa depan. Amin. Semangat MANGROVER!