19.6.13

Inspirasi Cahyadi A. K. di Workshop Batik Bakau MANGROVEFIESTA KOMPAS KAMPUS!

Semarang – KeSEMaTBLOG. Adalah Cahyadi Adhe Kurniawan, seorang KeSEMaTER yang masih berstatus mahasiswa di Jurusan Ilmu Kelautan UNDIP, siang itu (13/6) dia menjadi pembicara di Workshop Batik Bakau MANGROVEFIESTA KOMPAS KAMPUS yang dilaksanakan di Auditorium Imam Bardjo. Pendiri Batik Bakau, sebuah karya seni batik yang diolah dari sisa-sisa buah mangrove jenis bakau yang telah kering dan “membusuk” ini, berhasil memancing minat anak muda Indonesia, untuk datang dan mengikuti workshopnya.

Workshop diawali dengan pembacaan profil oleh moderator, yang dilanjutkan dengan presentasi langsung oleh pembicara. Selama kurang lebih lima belas menit, sang Owner Batik Bakau ini, menjelaskan sejarah terciptanya Batik Bakau, yang ternyata diawali dari sebuah kamar kos!

Tak hanya itu, pertemuannya dengan banyak MANGROVER di Indonesia yang berusaha untuk menyelamatkan ekosistem mangrove dari kerusakan, telah membulatkan tekadnya untuk berkontribusi bagi kelestarian mangrove Indonesia, dengan cara menekuni seni batik mangrove yang awalnya sudah dipopulerkan oleh Ibu Lulut dari Surabaya.

“Sayang sekali, belum banyak yang tahu akan fungsi dan manfaat mangrove. Dengan Batik Bakau inilah, cara saya untuk berbagi inspirasi dan sekaligus membantu meminimalisir kerusakan mangrove di Indonesia,” ujarnya di sela-sela workshopnya.

Batik Bakau memang sangat ramah lingkungan. Bahan bakunya buah mangrove kering yang sudah jatuh ke tanah. Jadi, tak ada bagian mangrove yang ditebang. Selain itu, keuntungan yang didapatkan dari hasil Batik Bakau juga bsa meningkatkan mata pencaharian warga pesisir.

“Sangat menginspirasi, karena dari sisa-sisa mangrove, omsetnya bisa jutaan begitu. Kagum juga, karena sudah ada warga binaan dan kerjasama juga dengan perajin batik di Semarang. Pengen banget belajar,” jelas salah seorang peserta workshop.

Saat tanya jawab, beberapa pertanyaan yang mengemuka, diantaranya limbah, pemasaran, omset, strategi pengembangan ke depan, dan lain sebagainya. Setelah semua pertanyaan dijawab, workshop ditutup dengan beberapa kesimpulan, pembagian door prize dan foto bersama.